Tuesday, June 4, 2019

PUISI JULIA UTAMI


Julia Utami
Malam melarut

Aku akan pasang lentera sayang,
Aku takut gelapnya malam membiusku sampai kemah kita.
Aku bahkan berharap satu kunang-kunang saja menari di depanku. Kubersyukur kau
paham beri pertanda.

Melarutlah angan,
Kuaman dalam rangkum rindumu.
Sementara di luar rinai hujan riuh sendiri.
Kau juga tahu, hawa dingin yang diam-diam menelusup akan menjadi perjuangan
beratku untuk tak memanggilmu lagi. Panggilan yang lebih mirip teriakan pilu yang
kehabisan stok air mata.

Aku harus kuat,
Kutaruh sayap harap tergantung 3 inci di depan mata dan di depan keningku.
Kuharus kuat
Berharap ada pengurai benang kusut. Penanggalan pun yang melingkari dirinya bulan
dan tahunkan berganti. Camkan sebagai pucuk rindu yang mengentalkan darah di hati
yang mukut terjebak ayunan mimpi.
Camkanlah sayang, aku segera kembali.

27102917

1 comment:

  1. Terima kasih Mas Wintala, sungguh kok puisiku jadi manis di sini hemmmm

    ReplyDelete